Lompat tinggi adalah satu
diantara cabang olahraga atletik yang memerlukan ketrampilan spesial.
Ketrampilan spesial yang diperlukan ialah kemampuan otot kaki serta ketelitian
untuk membuahkan lompatan yang setingginya. Sesuai namanya, yang dipandang dari
satu orang atlet ialah tingginya lompatan. Lebih detilnya, olahraga lompat jauh
ialah olahraga atletik yang mewajibkan olahragawan untuk melonjak melampau
mistar yang dipasang membentang dengan tinggi 2,5 mtr..
Ada beberapa macam gaya lompat tinggi yang dikerjakan saat
lakukan lompatan. Style lompatan ini dikerjakan saat lakukan lompatan di udara
untuk melebihi mistar. Minimal ada 4 gaya
lompat tinggi. Dengan lebih detilnya, berikut penuturannya.
1. Style Gunting (Scissor)
Style gunting atau scissor diketemukan
pertama-tama oleh Michael Sweeney yang jadi nama lain dari style ini. Langkah
lakukan style ini yakni olahragawan lakukan awalan pada tempat ditengah-tengah
serta memakai kaki kanan jadi sandaran. Selain itu, kaki kiri yang bebas
diayunkan. Selanjutnya, saat lakukan pendaratan, kaki yang datang lebih dulu
ialah kaki kiri.
Style gunting sendiri mempunyai
empat tingkatan, yakni awalan, sandaran, melayang-layang, serta datang. Berikut
keterangan lebih detilnya.
Awalan
Pada step awalan, olahragawan
lari mengarah depan dengan tempat sedikit serong ke kiri atau ke kanan. Arah
kiri atau kanan dipastikan dari kaki mana yang akan dipakai jadi sandaran dan
arah start. Tentang ini, olahragawan sendiri yang akan memastikannya.
Contohnya, olahragawan lari memakai kaki kiri jadi sandaran, jadi saat lari olahragawan akan serong mengarah kanan.
Begitupun sebaliknya. Bila olahragawan mengawali start dengan kaki kanan jadi sandaran, karena itu saat lari sedikit akan menyerong ke kiri.
Contohnya, olahragawan lari memakai kaki kiri jadi sandaran, jadi saat lari olahragawan akan serong mengarah kanan.
Begitupun sebaliknya. Bila olahragawan mengawali start dengan kaki kanan jadi sandaran, karena itu saat lari sedikit akan menyerong ke kiri.
Sandaran
Pada step ini, olahragawan akan
memakai kaki sandaran paling jauh dari tiang mistar. Selain itu, kaki yang lain
yang bukan jadi sandaran diayunkan lurus mengarah depan serta ke atas menyilang
dari tiang mistar.
Janganlah sampai membuat kekeliruan saat lakukan sandaran sebab akan punya pengaruh besar di hasil lompatan.
Bila lakukan secara benar, karena itu olahragawan bisa membuahkan lompatan tinggi melebihi tiang mistar yang melintang.
Janganlah sampai membuat kekeliruan saat lakukan sandaran sebab akan punya pengaruh besar di hasil lompatan.
Bila lakukan secara benar, karena itu olahragawan bisa membuahkan lompatan tinggi melebihi tiang mistar yang melintang.
Melayang
Pada tingkatan ini, kaki
olahragawan yang akan jadikan sandaran diayunkan lurus mengarah samping kanan
atau kiri, sesuaikan tempat tubuh olahragawan.
Saat bertepatan, kaki yang bukan jadikan sandaran diayunkan lurus mengarah belakang hingga akan kelihatan seperti gunting sesuai nama gayanya.
Setelah itu, tubuh diputar mengarah kiri atau kanan. Olahragawan tidak dianjurkan untuk mengarahkan pandangan ke bawah atau ke tempat datang.
Saat akan lakukan pendaratan, kaki kanan atau kiri (disesuiakan tempat tubuh olahragawan) diayunkan ke kanan atau kiri bawah. Selain itu, kaki satunya (kiri atau kanan) diayunkan mengarah bawah saja tak perlu menyerong ke kiri atau kanan.
Saat bertepatan, kaki yang bukan jadikan sandaran diayunkan lurus mengarah belakang hingga akan kelihatan seperti gunting sesuai nama gayanya.
Setelah itu, tubuh diputar mengarah kiri atau kanan. Olahragawan tidak dianjurkan untuk mengarahkan pandangan ke bawah atau ke tempat datang.
Saat akan lakukan pendaratan, kaki kanan atau kiri (disesuiakan tempat tubuh olahragawan) diayunkan ke kanan atau kiri bawah. Selain itu, kaki satunya (kiri atau kanan) diayunkan mengarah bawah saja tak perlu menyerong ke kiri atau kanan.
Pendaratan
Pada tingkatan yang paling akhir
ini, olahragawan lakukan pendaratan dengan kaki sebagai sandaran terlebih dulu
dengan tempat tubuh menghadap mengarah mistar.
Agar bisa lakukan pendaratan yang benar dan baik, harus dilatih terus-terusan, terutamanya buat pemula. Banyak pemula yang lakukan kekeliruan dalam lakukan pedaratan, khususnya pada arah pergerakan kaki saat datang.
Agar bisa lakukan pendaratan yang benar dan baik, harus dilatih terus-terusan, terutamanya buat pemula. Banyak pemula yang lakukan kekeliruan dalam lakukan pedaratan, khususnya pada arah pergerakan kaki saat datang.
2. Style Fosbury Flop
Style yang ke-2 yakni fosbury
flop. Tehnik lompat tinggi dengan style fosbury flop diketemukan oleh Ricarord
Fosbury yang disebut olahragawan lompat tinggi dari Amerika Serikat. Seperti
style gunting, style fosbury flop mempunyai empat tingkatan, yakni awalan,
tolakan, sikap badan, serta pendaratan. Berikut keterangan lebih detilnya.
Awalan
Pada step awalan memakai style
fosbury flop, langkah yang benar yakni olahragawan ambil 7 atau 9 langkah jadi
awalan.
Perlu untuk diketahui, saat lakukan pergerakan, harus dikerjakan secara cepat serta dengan sedikit melengkung atau melingkar.
Perlu untuk diketahui, saat lakukan pergerakan, harus dikerjakan secara cepat serta dengan sedikit melengkung atau melingkar.
Tolakan
Dibutuhkan ayunan tangan yang
benar-benar kuat pada step yang ke-2 ini. Ini supaya tangan bisa menumpu semua
badan untuk dapat turut terangkat dengan prima.
Bila memakai kaki kiri jadi tolakan, karena itu diwajibkan untuk lakukan tolakan mengarah kanan mistar. Lalu, saat lakukan tolakan kaki dengan bertepatan, gerakkan ke-2 tangan ke atas dari arah samping kepala.
Bila olahragawan lakukan langkah berikut secara benar, karena itu badan akan melonjak ke atas dengan membuahkan putaran 180 derajat dan bisa dikerjakan dengan bertepatan.
Bila memakai kaki kiri jadi tolakan, karena itu diwajibkan untuk lakukan tolakan mengarah kanan mistar. Lalu, saat lakukan tolakan kaki dengan bertepatan, gerakkan ke-2 tangan ke atas dari arah samping kepala.
Bila olahragawan lakukan langkah berikut secara benar, karena itu badan akan melonjak ke atas dengan membuahkan putaran 180 derajat dan bisa dikerjakan dengan bertepatan.
Sikap
Badan
Sikap badan yang benar waktu ada
di atas mistar yakni telentang dengan gantungkan kaki dengan santai. Selain
itu, tujukan dagu cukup ke bawah dekati dada serta punggung ada di atas mistar.
Bila dikerjakan secara benar, karena itu badan akan telihat melintang seperti
busur.
Pendaratan
Pada tingkatan akhir style
fosbury flop ini, pendaratan yang benar ialah dikerjakan pada karet busa dengan
ketinggian 60cm serta 5x5m.
Di bagian busa itu akan tertutupi atau dilapis matras memiliki ukuran 10-20cm. Saat lakukan pendaratan, yang akan datang lebih dulu ialah punggung baru selanjutnya belakang kepala.
Di bagian busa itu akan tertutupi atau dilapis matras memiliki ukuran 10-20cm. Saat lakukan pendaratan, yang akan datang lebih dulu ialah punggung baru selanjutnya belakang kepala.
3. Style Guling Bagian (Western Roll)
Style guling bagian atau western
roll diketemukan oleh G. Horin asal Amerika Serikat pada tahun 1912. Style ini
mempunyai 4 tingkatan, yakni awalan, sandaran, waktu melayang-layang, serta
pendaratan. Berikut keterangan lebih detilnya.
Awalan
Awalan dikerjakan dari arah
samping dengan pojok 35-40 derajat. Bila memakai kaki kiri jadi sandaran,
karena itu awalan dikerjakan dari arah kiri. Begitupun sebaliknya.
Sandaran
Pada step ini, olahragawan akan
memakai kaki yang paling dekat sama mistar jadi sandaran. Selanjutnya, kaki
akan diayunkan ke depan hingga membuahkan pergerakan menyilang dari tiang
mistar.
Waktu
Melayang
Saat melayang-layang di atas
tiang mistar, tempat tubuh miring dari tiang mistar tetapi sejajar.
Selanjutnya, dengan bertepatan kepala akan di turunkan selekasnya. Tempat
kepala harus lebih rendah dari pinggul. Kemudian melaju ke bawah dengan
bergulir.
Pendaratan
Pendaratan dikerjakan sesudah
badan melayang-layang di atas tiang mistar. Pendaratan yang benar yakni dengan
mendaratkan dengan bertepatan satu diantara tangan serta kaki yang dipakai jadi
sandaran. Diluar itu, saat bertepatan diikuti dengan bergulir menjauhi tiang
mistar. Saat datang, pakai kaki sandaran terlebih dulu.
4. Style Guling (Straddle)
Beberapa macam gaya lompat tinggi yang paling akhir
yakni style guling atau straddle. Style ini adalah style yang seringkali
dipakai oleh olahragawan lompat tinggi dalam perlombaan.
Style ini pertama-tama diketemukan oleh Jim Stewart asal Amerika Serikat pada tahun 1930. Ada 3 tingkatan dalam style guling, yakni:
Style ini pertama-tama diketemukan oleh Jim Stewart asal Amerika Serikat pada tahun 1930. Ada 3 tingkatan dalam style guling, yakni:
Awalan
Step awalan, arah serta pojok
yang dipakai mempunyai persamaan dengan style guling bagian atau western roll.
Bila memakai kaki kiri jadi sandaran waktu melonjak, karena itu awalan dikerjakan dari samping kiri. Begitupun sebaliknya.
Olahragawan dibebaskan pilih kaki yang mana yang akan jadikan sandaran. Bisa sesuai dengan kaki yang paling menguasai dipakai.
Bila memakai kaki kiri jadi sandaran waktu melonjak, karena itu awalan dikerjakan dari samping kiri. Begitupun sebaliknya.
Olahragawan dibebaskan pilih kaki yang mana yang akan jadikan sandaran. Bisa sesuai dengan kaki yang paling menguasai dipakai.
Sandaran
Kaki yang dipakai jadi sandaran
ialah kaki yang paling dekat sama tiang mistar. Dalam kata lain, kaki sisi
dalam atau bebas diayunkan mengarah depan atas.
Step ini penting sebab akan punya pengaruh pada optimal atau tinggi tidaknya lompatan yang akan dibuat. Bila lakukan kekeliruan, makan akan mengakibatkan badan jadi tidak imbang serta terjatuh.
Step ini penting sebab akan punya pengaruh pada optimal atau tinggi tidaknya lompatan yang akan dibuat. Bila lakukan kekeliruan, makan akan mengakibatkan badan jadi tidak imbang serta terjatuh.
Waktu
Melayang serta Pendaratan
Waktu melonjak dengan memakai
sandaran kaki, badan akan melayang-layang di udara melampau tiang mistar.
Selanjutnya, tubuh telungkup serta sejajar dengan tiang mistar diikuti dengan kaki mengusung. Selain itu, kaki yang bukan jadi sandaran, kepala, serta lengan yang sejajar dengan kaki diayunkan lebih itu.
Triknya yakni dengan tempat kepala lebih rendah dibanding pinggul diikuti dengan bergulir ke kanan lalu melaju ke bawah.
Itu barusan beberapa macam gaya lompat tinggi komplet dengan keterangan semasing stepnya.
Semasing style ini umumnya dipakai oleh beberapa olahragawan lompat tinggi
hingga penting didapati oleh pemula. Selanjutnya, tubuh telungkup serta sejajar dengan tiang mistar diikuti dengan kaki mengusung. Selain itu, kaki yang bukan jadi sandaran, kepala, serta lengan yang sejajar dengan kaki diayunkan lebih itu.
Triknya yakni dengan tempat kepala lebih rendah dibanding pinggul diikuti dengan bergulir ke kanan lalu melaju ke bawah.
Bila bisa lakukan semasing style secara benar serta pas, karena itu lompatan yang dibuat juga akan optimal nanti.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar